K

T

T

T

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 05 Maret 2013

2 DESA DISINYALIR TIDAK REALISASIKAN RASKIN BULAN 9 HINGGA BULAN 12 TAHUN 2012, CAMAT PROPPO LEMPAR TANGGUNG JAWAB KE KORDES

2 DESA DISINYALIR TIDAK REALISASIKAN RASKIN BULAN 9 HINGGA BULAN 12 TAHUN 2012,
CAMAT LEMPAR TANGGUNG JAWAB KE KORDES
Pamekasan :JATIM EXPOSE
Tujuan dan prinsip utama raskin adalah program penanggulangan
kemiskinan dan perlindungan sosial dibidang pangan serta mengurangi
beban pengeluaran RTS melalui pemenuhan sebagian kebutuhan bahan
pangan dalam bentuk beras masih belum bisa berjalan maksimal, hal ini
terbukti dari Tidak sesuainya tujuan program raskin untuk mencapai
target 6 Tepat ( tepat sasaran, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu,
tepat harga, dan tepat Administrasi ) yang direncanakan pemerintah, di
desa toket dan tlango kecamatan proppo kabupaten pamekasan.
Program raskin yang selama ini dijadikan tolak ukur kesejahteraan
rakyat indonesia kini hanya jadi cerita sebab fakta dilapangan tidak
sesuai dengan fakta aministrtif di wilayah kabupaten yang seluruh
BASTnya telah tertandatangani. Sedangkan harga beras kualitas rendah
dipasaran masih mencapai harga Rp.7000,- hingga Rp.8000,- walaupun
raskin atau dulunya dikenal (operasi pasar) mematok harga Rp.1600,-.
Bahkan raskin dinilai tidak "ngefek".
Seperti menurut informasi warga desa toket dan tlango bahwa raskin
pada bulan 9,10,11,dan bulan 12 Tahun 2012 tidak terealisasi sesuai
aturan bahkan diduga diselewengkan oleh oknum kades. sehingga
masyarakat dirugikan dengan tindakan yang dilakukan oleh kepala Desa
toket dan tlango, karena dalam realisasi raskin di tingkat Desa yang
mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh adalah Kepala Desa.
Sedangkan kepala Desa saat mau dikonfirmasi sulit ditemui.
Sedangkan Camat proppo, Listijanto Djoko Trisulo terkesan dingin
menanggapi temuan TIM invistigasi LSM LEMWAS DAMINDO soal kedua Desa
tersebut yang sampai sekarang ini raskinnnya belum terealisasi,JOKO
hanya menuturkan" bahwa saya sudah menyuruh korlap kecamatan agar pada
bulan januari dan februari cepat di kirim"setelah kami tanyakan yang
untuk bulan 9,10,11, dan bulan 12 tahun 2012 ,joko menjawab"soal yang
bulan itu kan tidak ada komplin dari masyarakat kepada saya (camat).
Mengapa kepada kami ,Tim Investigasi mereka mau bicara????
Beliau hanya mengisaratkan bahwa semua di kondisikan Kades Mapper
karena dia sebagai koordinator Desa sekecamatan Proppo.../SU'IE

Senin, 04 Maret 2013

THL DISHUB KAB.PAMEKASAN KIANTERPURUK, BAHKAN HARUS MAKAN ANGIN

THL DISHUB KAB.PAMEKASAN KIANTERPURUK, BAHKAN HARUS MAKAN ANGIN
Pamekasan ;j JATIEMXPOSE
Rekrutmen THL menimbulkan berbagai masalah di antaranya adalah sumber
dana untuk membayar gaji para THL. Sebab, selain pegawai negeri sipil
(PNS) dan tenaga honorer, penggajiannya tidak boleh menggunakan dana
dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Selain itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 48 tahun 2005,
mereka yang direkrut sebagai THL tidak mungkin dipromosikan untuk
menjadi PNS. Dengan demikian nasib mereka akan terus terkatung-katung
tanpa jelas penjenjangan kariernya.
Mereka yang dipekerjakan sebagai THL di Dinas Perhubungan, misalnya,
mendapat upah Rp 60 ribu per bulan. Sumber dananya diambilkan dari
selisih harga karcis parkir kendaraan. Sebagian besar di antara mereka
dipekerjakan sebagai tukang parkir di kawasan yang dikelola Dinas
Perhubungan. Namun, terhitung sejak 1 Januari 2013 hingga 1/3/2013
upah mereka tidak di cairkan kepada sekitar 370 THL secara otomatis
mereka tidak mendapat upah kerja dari Dishubkominfo kab.Pamekasan.
Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Pamekasan yang akrab disapa BAHRUN
saat dikonfirmasi melalui VIA SMS mengakui hal tersebut "ia memang
untuk insentif masih diajukan ke DPPKA karena sekarang setor ke kasda
semua.baru mengajukan biaya insentifnya ,dalam pesan singkatnnya/IE

Jumat, 22 Februari 2013

ALAT VITAL TERPOTONG TINGGAL 2CM

ALAT VITAL TERPOTONG  TINGGAL 2 CM

Sumenep;jatim expose

Apalah artinya seorang laki-laki bila senjatanya terpotong dan tersisa  hanya 2cm ,  Kisah tragis ini menimpa  HR (38), warga Dusun Langsar Laok, Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, oleh istrinya sendiri MRS (33),

Kepala Bagian Operasional Polres Sumenep, Komisaris Polisi Edy Purwanto, Jumat (22/02/13) menjelaskan, dalam pemeriksaan, MRS mengaku nekat memotong kemaluan suaminya karena terbakar emosi mendengar suaminya punya WIL(wanita idaman lain)

"MRS mendengar suaminya sudah menikah siri dengan wanita lain. Kabar itu didengar sendiri oleh MRS, saat suaminya menelepon seseorang dengan 'loud speaker'. MRS emosi dan cemburu, hingga nekat memotong alat vital suaminya," katanya.

Edy memaparkan, sampai saat ini, potongan alat vital korban tidak ditemukan. "Bahkan si istri korban yang memotong kemaluan korban ini waktu kami tanyakan dimana potongan kemaluan korban juga mengaku tidak tahu dan tidak ingat," ungkapnya.

Edy menambahkan, MRS diamankan di Polres Sumenep untuk menjalani pemeriksaan intensif. Barang bukti berupa arit untuk memotong kemaluan korban juga disita polisi. "Kami akan terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain untuk kasus ini," ujarnya.

Sementara HR, sampai saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Daerah dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Menurut keterangan Direktur rumah sakit tersebut, dr. Fitril Akbar, alat vital korban sebenarnya masih bisa disambung, asalkan potongannya bisa ditemukan kurang dari 6 jam sejak terpotong. Selain itu, kondisi jaringan potongan kemaluan tersebut harus hidup, atau dibekukan di es.

Setelah lewat masa 6 jam, maka kemungkinan yang bisa dilakukan adalah 'proteasa' atau pembuatan penis palsu, namun tidak bisa dilakukan di Sumenep dan harus dirujuk ke Surabaya. Namun menurut Fitril, tanpa 'proteasa' pun, alat vital korban masih bisa berfungsi untuk buang air kecil, namun akan kesulitan untuk melakukan 'penetrasi' karena hanya tinggal 2 cm. Sedangkan produksi sperma diyakini tidak ada persoalan/ie

Rabu, 20 Februari 2013

BPN PAMEKASAN DISENYALIR JADI AJANG KORUPSI

BPN PAMEKASAN DISENYALIR JADI AJANG KORUPSI
Pamekasan;JATIM EXPOSE
Badan Pertanahan Nasional (BPN) merupakan lembaga yang seharusnya
paling berwenang dalam mengatasi persoalan-persoalan tanah, tapi
ternyata seolah-olah tidak berjalan sebagaimana mestinya. Lembaga
struktural dari pusat sampai ke tingkat kabupaten sampai kota ini
seolah tidak berfungsi menyelesaikan masalah ini.
Bahkan setiap tahun sengketa lahan terus terjadi dan cenderung
bertambah, menurut data BPN tahun 2011 saja terdapat 14.337 sengketa
pertanahan dengan berbagai tingkatan. Bahkan dibeberapa tempat menelan
korban jiwa masyarakat, seperti di Mesuji, Blitar dan tempat-tempat
lainnya..
Dalam setiap penanganan sengketa ini, aparat BPN kurang tanggap
terhadap potensi konflik yang terjadi, dibeberapa tempat malah
masyarakat harus menunggu waktu bertahun-tahun dalam menyelesaikan
kepastian hukum atas tanahnya. Sepatutnya Presiden melakukan evaluasi
yang serius terhadap BPN yang telah melakukan pembiaran dalam berbagai
sengketa tanah yang terjadi.
Hal yang tak jauh beda pada BPN kab. Pamekasan beberapa waktu lalu LSM
BONGKAR sempat menyurati kepala BPN kab.Pamekasan terkait adanya
dugaan kongkalikong oknum BPN dalam merealisasikan program sertifikat
kolektif yang diajukan sekdes Dasok kepada saudara Bapak Siddik
melalui bapak Syamsul Arifin dan M.Halil. mereka meminta dana sebesar
Rp.4.250.000,- kpada Mohammad Sadik,sekdes Dasok untuk biaya
pembuatan sertifikat secara kolektif di Desa dasok kc.Pademawu.
Kab.Pamekasan (seperti dalam gambar),akan tetapi sertifikat yang di
mohon tersbut tak ada kejelasan bahkan terkesan tidak bertanggung
jawab.
Namun setelah ada pertemuan antara pak Siddik dengan LSM BONGKAR ,pak
Siddik sempat mengakui bahwa beliau menerima uang yang di beerikan
oleh sekdes Dasok melalui pak syamsul arifin dan M halil,walaupaun
Cuma menerima sebesar Rp.2.000.000,.00 bahkan beliau berkeinginan
mengembalikan dana tersebut dengan cacatan hal ini tidak
berkepanjangan (dalam rekaman)
Ada apa di BPN PAMEKASAN?????????????????????????????????????????/SU'IE

Selasa, 19 Februari 2013

KENAPA HARUS TAKUT WARTAWAN

                         KENAPA  HARUS TAKUT WARTAWAN
JATIM EXPOSE;Suie Msa(redaksi)
Wartawan juga manusia,wartawan bukan syetan,apalagi malaikat pencabut nyawa,kanapa harus takut pada wartawan……?mengapa harus mengindar  jika  bertemu wartawan….? Coba bayangkan seandainya dunia ini tidak ada wartawan…..?coba renungkan seandainya  hidup ini tanpa imformasi ….?dunia ini pasti sepi ,karena tidak ada radio dan tidak ada televisI .kalaupun ada internet,isinya Cuma gambar saja,tidak ada keterangan dan tidak ada penjelasan.kalau ada gunung yang mau meletus , yang tiba-tiba ….BUM..! entah berapa ribu manusia menjadi korban.karena tidak ada imformasi yang akan memberitakan akan meletusnya gunung itu.dan semua manusia ketika ditanya  jawabannya akan "tidak tahu" tidak pernah tahu berapa gol yang di peroleh Timnas dan berapa gol yang dimiliki Malaysia .kalau pingin tahu, datang langsung ke Malaysia atau ke senayan sana
Dengan adanya media dan dengan adanya wartawan yang pontang –panting mencari berita ,masyarakat bisa melihat apa yang terjadi di ujung sana,hanya cukup dengan duduk di kursinya sambil minum kopi dan merokok.masyarakat tahu kalau besok akan terjadi hujan lebat sehingga bisa melakukan antisipasi ,karena wartawan yang Tanya dan menyampaikan .lalu kenapa harus alergi dan membenci wartawan …..?wartawan tidak akan memberitakan yang jelek kalau memang sumbernya tidak jelek .wartawan hanya menyampaikan sebuah realita yang ada .agar masyarakat tahu,kalau yang baik ya mohon ditiru.dan wartawan sebagai control sosial harus berani menyampaikan kebenaran agar Negara ini tidak bobrok. jangan menghindar i wartawan,kalau memang patut menjadi suri  tauladan.jangan alergi,kalau memang berprilaku terpuji.
   

Sabtu, 16 Februari 2013

fungsi pers dalam dunia pendidikan

Fungsi Pers untuk Pendidikan

 Jatim expose (moh.suie)

Salah satu fungsi pers yang tertuang pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 sebagai media informasi, pendidikan,hiburan,dan control sosial. Dalam menjalankan fungsi ini tentu pers diharapkan mampu menyampaikan informasi yang bersifat mendidik.

Namun, fungsi ini terkadang masih dikesampingkan oleh kalangan perusahaan pers, lantaran tuntutan bisnis dan persaingan pasar. Lantas apa yang harus dilakukan masyarakat termasuk peserta didik menanggapi masalah ini. Caranya, kalangan pelajar betul-betul tahu dan dapat menentukan bahan bacaan dan tontonan yang tepat dan bermanfaat.

Saat ini perusahaan pers memang mengarah pada prospek bisnis, agar produk pers laku di pasar hingga perusahaan pers  bisa hidup layak dan mandiri.

Dengan hidup dari pasar, pers dapat melaksanakan fungsinya yang maksimal sebagaimana dikehendaki oleh UU No 40 tahun 1999 tentang Pers. Untuk dapat hidup dari pasar,  maka para pelaju jurnalis harus kreatif dan berlomba menciptakan inovasi-inovasi, guna mencari mangsa pasar tersendiri. Mereka tentu berharap apa yang disampaikan dapat menarik minat masyarakat untuk menyaksikan, membaca maupun mendengarkan.

Fenomena tersebut merupakan bentuk kreativitas pers dalam mengembangkan fungsinya sebagai media hiburan. Hal ini memang sudah terbilang kebablasan. Karena kreativitas dari kretativitas dan inovasi dari fungsi pers sebagai media hiburan, terkadang berbenturan dengan  fungsi pers lainnya, terutama fungsi pendidikan.

Yang harus dilakukan masyarakat termasuk pelajar adalah bisa memilih media massa yang tepat dalam memuat informasi, dan infromasi  yang disajikan bermanfaat, dan ada kaitannya dengan dunia pendidikan.

Karena Pers selain berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan, juga sebagai media informasi, kontrol sosial dan lembaga ekonomi.

Salah satu peranan pers sebagai media pendidikan, pers harus mampu meningkatkan minat baca masyarakat, terutama pelajar. Meningkatkan minat baca harus dibarengi dengan memberikan informasi yang berkualitas dan sesuai dengan yang dibutuhan masyarakat, dalam hal ini pelajar.

Jika pelajar sudah tinggi minat bacanya, maka generasi muda Indonesia akan mampu menggali dan manampung banyak informasi. Dengan banyak informasi dan pengetahuan maka pelajar kreativ, inovasi sehingga peserta didik akan mampu lebih kritis dalam menganalisa perkembangan dunia ke depan.

Dengan cara ini, media mampu membantu untuk melahirkan Sumaber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mampu hidup mandiri. Itu artinya, media mampu menggiring masyarakat dan generasi muda untuk mewujudkan tujuan pendidikan di Indonesia yang sebenarnya.seorang pers bukan karena gantungan aidicatnya yang menghiasi lehernya,yang tujannya agar orang tahu bahwa dirinya seorang pers,dan kadang kala pers  oleh oknom tertentu dijadian sebagai mata pencaharian sehari-hari,tanpa mengedepankan 6m,mencari,memperoleh,memliki,menyimpan,mengulah,dan menyampaikan informasi,mereka kadang kala Cuma banyak silaturrohmi kepada instansi, kepada kepala desa dan kepada sekolah-sekolah yang ujung-ujungnya hanya minta uluran tangan dengan kata kerennya "mohon partisipasi"